Filsafat
Ditulis oleh Administrator    Rabu, 16 Januari 2008 08:34    E-mail
Astanga Yoga

Sekitar 100 SM, Tantra dibagi menjadi  delapan cabang  atau tahapan oleh Patanjali, selanjutnya diberi nama Astangga Yoga. Yoga mengedepankan  kontrol atas aktivitas-aktivitas  tubuh, indra, dan  pikiran. Ia tidak ingin membunuh tubuh, pada sisi lain, ia merekomendasikan penyempurnaannya. Pikiran yang baik, memerlukan tubuh yang baik pula. Keduanya harus dirawat dan  dikendalikan  agar mampu mengantarkan kita menuju cita-cita hidup tertinggi. Kemelekatan pada objek-objek duniawi membuyarkan  perhatian tubuh dan pikiran. Untuk mengatasi masalah ini, Yoga  memberikan delapan tahapan berjenjang untuk mendisiplinkan  tubuh dan pikiran. Delapan tangga  tersebut  disebut Astangga Yoga, yaitu :   (1) Yama, (2) Niyama, (3) Asana,  (4) Pranayama,  (5) Prathyahara, (6) Dharana,  (7) Dhyana,  dan  (8) Samadhi. Dua yang pertama, yaitu Yama  dan Niyama dipandang sebagai etika Yoga yang harus dilaksanakan sebelum menginjak  tahapan berikutnya.

» Silahkan Login /Register untuk membacanya...