Ditulis oleh wayan eka    Rabu, 16 Maret 2011 01:10    PDF Cetak E-mail
Catatan Meditasi Ketenangan
Artikel Umum
Sambil duduk didepan komputer........... menunggu download program serta memutar lagu-lagu rohani, sambil menghilangkankan kejenuhan saya hanya mendengarkan sendunya alunan musik sehingga tubuhpun ikut bergoyang mengikuti irama musik rohani, musik yang membangkitkan kesadaran akan Jiwa luhur yang ada dalam diri.Telinga semakin menikmati...kesadaran semakin meningkat...mata perlahan-perlahan terpejam...kerinduan akan kebahagiaan dan kedamaian hidup semakin terasa berkembang dari dalam diri. Kesadaran rohanipun tumbuh dengan cepat.....tanpa sadar kaki dengan sendirinya telah melakukan asana,sikap yang telah menjadi kebiasaan dalam melakukan meditasi sesaat saya sadari" Ini semua terjadi atas dasar kebiasaan, atas kerja bawah sadar", saya biarkan  dan ikuti saja. Kesadaran melaksanakan meditasi.....saya mulai mengawalinya dengan merasakan dan menyadari aliran pernafasan, menikmati aliran nafas yang keluar dan masuk dengan santai beberapa saat....semakin lama semakin tenang pikiran rasanya....mata bathin mulai menoleh diantara kedua alis mata, dengan lembut saya hanya memandanginya tanpa ada gagasan apapun...saya hanya mengamati dengan santai serta tersenyum dalam hati...saya biarkan kesadaran diri yang menuntunnya .Saya hanya mengamati, saya hanya menyaksikan...saya hanya merasakannya dan menyadari akan apa yang terkesan.Sambil tetap mendengar alunan lagu-lagu rohani, saya biarkan berbagai bentuk dan gelombang pikiran yang muncul..dalam hati hanya berkata" Saya hanyalah seorang pengamat...saya hanya menyaksikan saja"........Seraya perhatian pikiran menuju pada diantara kedua alis mata, suara musik mulai terdengar melemah...seperti terdengar alunan musik yang sangat jauh dan semakin menghilang.....serta beraneka rupa bentuk pikiran mulai berkurang...hanya muncul beberapa saja. saya hanya Pengamat, mengamati dengan senang hati kisaran pikiran sendiri....dan dalam saat tertentu " Ting!!!...cahaya kemilauan menerangi dari depan." sekarang saya tidak lagi sebagai saksi namun menikmati pancaran cahaya didepan muka, cahaya yang putih terang menyilaukan...seluruh muka terasa mulai sejuk, tubuh terasa kaku namun sangat nyaman...dari dalam dada terasa ada hawa kesegaran dan seperti terasa ada sesuatu yang terbuka.....saya sekarang hanya menikmati..saya hanyalah penikmat.....menikmati kebahagiaan yang saya tidak tahu sebabnya....pokoknya terasa bahagia.......bibirpun tersenyum lepas....rupanya saya telah terbangun dari meditasi dan tanpa sadar waktu telah menujuk jam 04.15 pagi.......
Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 16 Maret 2011 01:24 )