Ditulis oleh Sang Putu Adi Sanjaya, S.Kom.    Rabu, 19 Maret 2008 06:24    PDF Cetak E-mail
Hukum Tarik-Menarik

 

Berbagai agama , seperti Hindu, tradisi-tradisi hermetik, Buddha, Yahudi, Kristen, dan Islam, serta peradaban, seperti Babilonia dan Mesir Kuno menyampaikannya melalui tulisan-tulisan dan kisah-kisah. Tercatat disepanjang zaman dalam segala bentuknya, hukum ini dapat ditemukan dalam tulisan-tulisan kuno sepanjang abad.

 

Hukum ini dimulai di awal waktu. Telah ada dan akan selalu ada.

 

 

 

 

Ini adalah hukum yang menentukan keutuhan keteraturan Semesta, setiap saat dari hidup Anda, dan setiap hal yang Anda alami dalam hidup. Tidak menjadi soal siapa Anda atau dimana Anda berada, hukum tarik menarik membentuk seluruh pengalaman hidup, dan hukum yang sangat berdaya ini melakukannya melalui pikiran-pikiran Anda. Andalah yang mewujudkan hukum tarik-menarik ini, dan Anda melakukannya melalui pikiran Anda.

 

 

Manusia adalah magnet paling kuat di Semesta!!!.

Di dalam diri Anda terdapat sebuah magnet yang lebih kuat daripada segala sesuatu yang ada di dunia, dan daya magnetis yang tak terbayangkan ini dipancarkan melalui pikiran-pikiran Anda. Pikiran bersifat magnetis dan memiliki frekuensi.

 

 

Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan, jadi ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda. Hidup Anda sekarang ini adalah cerminan dari pikiran-pikiran di masa lalu.  Hukum tarik menarik adalah hukum penciptaan. Para ahli fisika kuantum mengatakan kepada kita bahwa seluruh Semesta muncul dari pikiran.

 

Hukum tarik menarik selalu bekerja, terlepas dari apakah Anda mempercayainya, memahaminya, atau tidak.

 

Didalam kehidupan saat ini, terdapat pertanyaan, “Mengapa tidak setiap orang menjalani hidup yang mereka impikan?.

 

Masalahnya adalah kebanyakan orang memikirkan apa yang tidak mereka inginkan. Hukum ini tidak memilih (impersonal) dan tidak memandang sebagai sesuatu baik atau sesuatu yang buruk. Ia hanya menerima pikiran Anda dan memantulkannya kembali kepada Anda dan memantulkannya kembali kepada Anda sebagai pengalaman hidup Anda. Hukum tarik-menarik memberikan kepada Anda hal-hal yang Anda pikirkan. Apa yang paling Anda  pikirkan dan fokuskan adalah apa yang akan muncul dalam hidup Anda.

 

Hukum tarik-menarik tidak mengenal kata-kata penolakan seperti kata “anti, tidak, jangan atau bukan, serta kata penolakan lainnya”. Semakin Anda menolaknya, penolakan itu juga yang Anda dapatkan!. Karena saat mengatakan penolakan pikiran Anda terfokus dengan apa yang Anda tolak. Sebagai contoh banyak orang mengumandangkan Anti Perang, Anti Korupsi, Anti Narkoba. Faktanya perang semakin banyak terjadi, korupsi semakin banyak terjadi dan kasus narkoba semakin bertambah. Sebagai solusi adalah mempositifkan hal yang negatif, kata perang diganti dengan damai, korupsi diganti dengan kecukupan, narkoba diganti dengan hidup sehat.

 

 

Bunda Theresa mengatakan, “ Jika demo anti perang saya tidak akan datang. Jika demo pro damai undanglah saya.

 

 

Apa yang harus Anda lakukan untuk hidup Anda?. Dunia luar adalah dunia akibat dari Anda. Mulai saat ini berpikirlah positif maka hidup Anda akan berubah. Keajaiban terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sertakan rasa cinta, ikhlas, syukur, terimakasih sebagai daya dorong untuk mencapai hidup yang Anda harapkan, cita-citakan. Ada tiga syarat utama yaitu meminta kepada semesta, yakin dan menerima. Proses semesta yang menyediakannya dan membentuknya untuk Anda. Semesta menyediakan berbagai kelimpahan yang lebih dari cukup titik!. Katakan mulai saat ini “ Hidup itu mudah! Hidup itu sangat baik! Saat ini saya sedang menerima kelimpahan semesta. Terimakasih dan syukur atas kelimpahan Semesta”. Anda pasti bisa!

 

 


 

Sumber : buku the Secret dan modul Pelatihan Law of Attraction Angkatan I Denpasar Bali tahun 2008, “Coaching on The Street” by Sangtu Adi

 

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 24 November 2008 16:04 )